Sabtu, 21 Januari 2012

Cara Menyetel Rantai Motor Sendiri

Cara Menyetel Rantai Motor Sendiri
1. Harus diketahui bahwa masing-masing tipe motor memiliki karakter yang berbeda, termasuk urusan rantai tadi. Untuk itu bacalah dengan seksama buku petunjuk manual sepeda motor dan pahami bagian-bagian motor yang terkait dengan rantai agar tidak bingung saat mengencangkan/ mengendurkan rantai.

2. Sebelum menyetel rantai, posisikan sepeda motor anda pada posisi standart (dongkrak) tengah. Hal ini bertujuan agar posisi roda belakang bisa bebas berputar. Cari posisi penyetelan rantai dengan cara diputar selanjutnya cari titik tertinggi dari rantai tersebut. Karena rantai yang sudah aus kondisi nya sangat berbeda, ada di satu titik kendor sekali sedang di titik yang lain posisinya sangat kencang.

3. Setelah itu kendurkan baut roda belakang dan tarik roda tersebut beberapa milimeter secara perlahan dan kencangkan baut kembali, untuk mengecek kekencangan rantai. Ukurlah jarak renggang rantai dengan cara menekan bagian bawahnya dengan jari tangan atau obeng. Jarak renggang rantai penggerak yang normal berkisar 20-33mm (atau bisa dilihat pada stiker di tutup rantai roda). Rantai yang terlalu kencang akan cepat mengalami keausan, sebaliknya jika kendur akan menimbulkan sentakan dan getaran yang berlebihan.


4. Jangan lupa untuk mematikan tanda penyesuai setelan rantai antara yang kiri dan kanan harus sama posisi tandanya. Demikian pula pastikan antara sprocket (gir) depan dan sprocket belakang harus tetap sejajar. Karena apabila tidak sama hal ini dapat merusak rantai bahkan sprocket-nya.

5. Kalau semua sudah dilakukan, pastikan saat mengencangkan baut roda belakang, roda tidak bergerak sama sekali, karena kalau bergeser sedikit saja akan memberi pengaruh besar pada kekencangan rantai.

6. Dianjurkan untuk memeriksa kekencangan rantai paling tidak dua minggu sekali agar keamanan dan kenyamanan berkendara lebih terjamin, apalagi kalau motor sering dipakai bepergian. Jika Anda tidak yakin bisa melakukan langkah-langkah di atas, ada baiknya untuk membawa motor ke bengkel atau meminta bantuan mereka yang lebih ahli.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar