Home » » Antara Honda NSR, Yamaha TZM, Suzuki RGR, dan Kawasaki Ninja RR

Antara Honda NSR, Yamaha TZM, Suzuki RGR, dan Kawasaki Ninja RR

Written By Novanda S.T. on Friday, November 2, 2012 | 5:16 PM

Bicara soal motor sport yang benar sport sejati di Indonesia, saya rasa sampai saat ini masih dipegang sama motor sport 2 stroke. Selain tampangnya yang balap banget, mesinnya juga oke. jadi nggak tampang balap mesin lemot. Di Indonesia dulu ada 4 pabrikan yg mempunyai 4 motor balap legenda dan mesinnya hingga sampai saat ini masih ditakuti karena gahar. Motor itu adalah...??

1. Yamaha TZM
Motor sport ini merupakan motor paling kencang dijajaran motor2 sport selain buatan YMKI. Motor ini dimasukkan YMKI dengan cara CBU di akhir tahun 90an. Motor ini memiliki gen balap dari Yamaha TZR yang berjaya di moto GP 250. Kabarnya, di Indonesia ini motor tanpa tanding, bahkan dengan honda NSR, Kawasaki ninja, dan Suzuki RGR. Dengan pembekalan karbu 30 mm, rangka yang udah deltabox dan senjata pamungkasnya YPVS, TZM menjadi motor yang terkencang dan teknologi itu hanya bisa disaingi oleh Honda NSR dengan RC Valvenya. Di luar Indonesia, ada satu motor yg bisa menandingi keperkasaan si TZM, yaitu Honda NSR SP. Sayangnya AHM nggak memasukkan motor ini di Indonesia dan peredarannya hanya lewat IU di tahun 2000 an.

Rem TZM juga sudah full floating dan pada jaman itu merupakan teknologi yang paling maju di Indonesia. Soal powernya, mesin TZM mampu memuntahkan power sebesar 39 DK. Namun sayangnya jagoan dari YMKI ini harus mati muda ditahun 1999. Masalah paling utama dan perlu di cek adalah YPVSnya. YPVS ini suka nggak berfungsi bahkan mati. Terus kalo CDInya sering orang ganti milik Yamaha RX-king. Untuk menemukan motor ini mungkin agak langka dan harga dipasaran kira2 sekitar 17-20 an Juta.

Bore x Stroke : 59 x 54 mm

2. Honda NSR
Ini adalah motor yang diproduksi AHM pada tahun 90 an dan.tampang produk pertama ini asli mirip dengan Suzuki RGR, namun specnya lebih OK dari RGR. Berikut specnya:

Tipe Mesin : 2 tak, berpendingin air, teknologi RC valve
Volume Mesin : 149cc
Rasio Kompresi : 6.8 : 1
Tenaga : 39.5 ps/10,500 rpm
Torsi : 2.75 kg-m/ 10,000 rpm
Pengapian : CDI
Busi : Plug B9 ECS (NGK)
Transmisi : 6 percepatan, tipe basah
Dimensi : 685 x 1,970 x 1,060mm
Sumbu roda : 1,335mm
Ban : 90/80/17 — 120/80/17
Suspensi Belakang : Monoshock
Rem : Cakram piston ganda depan belakang
Bobot Bersih (kg) : 122.4 Kg

Namun spec trsebut belum bisa mengalahkan Yamaha TZM yang merupakan motor kenceng di Indonesia. Namun pada tahun 2000 an, IU mengimpor Honda NSR SP yg specnya lebih OK dari NSR lokal dan mampu mengimbangi kedigdayaan Yamaha TZM. Berkut specnya SP:
Model : NSR 150 SP
Engine type : single cylinder, two stroke
Engine size : 149cc
Bore x stroke : 59 x 54.5
Horsepower : 39.5 ps at 10,500 rpm
Torque : 2.75 kg-m at 10,000 rpm
Gearbox : 6 speed return
Ignition : Electronic CDI unit
Length : 1,970 mm
Width : 685 mm
Height : 1,060 mm
Wheelbase : 1,355 mm
Weight : 122.4 kg
Tire size : (F) 90/80-17, (R) 120/80-17 or 130/80-17

3. Suzuki RGR
Di awal kemunculan nya, RGR menjadi idola bagi para remaja. Tetapi dominasi nya lambat laun kalah oleh Kawasaki Ninja, Honda NSR dan Yamaha TZM. Hal ini disebabkan model RGR kalah keren bentuknya dan dari segi power kalah bertenaga. Namun, bagi Suzuki lover di Indonesia, motor ini lah motor paling keren dan bertenaga yang pernah diproduksi oleh Suzuki (di Indonesia tentunya). Berikut specnya:
DIMENSIONS AND DRY MASS
Overall length : 1,996mm
Overall width : 664mm
Overall height : 1,148mm
Seat height : 780mm
Wheel base : 1,333mm
Ground clearance : 133mm
Dry mass : 128 kg

ENGINE
Type : 2-Stroke liquid cooled
Intake system : Crankcase needlevalve
Intake control system : SIPC (Suzuki Intake Pulse Control)
Number of cylinders : 1
Bore*Stroke: 61*50.6
Volume Silinder : 148 cc
Corrected compression ratio : 6.8: 1
Carburettor : Mikuni VM 28 ss, slingshot type
Air cleaner : Wet sump
Starter system : Primary kick
Lubrication system : Liquid cooled

TRANSMISSION
Clutch : Wet multi plate type
Transmission : 4-speed
Gearshift pattern : 1 down, 5 up
Primary reduction : 3.350 (67/20)
Final reduction : 2.937 (48/16)
Gear ratios
Low : 2.636 (29/11)
2nd : 1.857 (26/11)
3rd : 1.333 (20/15)
4th : 1.095 (23/21)
5th : 0.916 (22/24)
6th : 0.833 (20/24)
Drive chain: DID: 428 Vca Or takasago: RJ 428ho

CHASSIS
Frame : S.R.F.B SUZUKI racing Frame BOX
Front suspension : Telescopic shock
Rear suspension : Single shock, new link
Steering angle : 35 deg (left & right)
Caster : 25 deg
Trail : 94mm
Turning radius : 2,600mm
Front brake : disc 290mm dia
Rear brake : disc 210mm dia
Front tyre size : 90/90-17 49S 4pr
Rear tyre size : 110/90-17 60S 4pr

ELECTRICAL SYSTEM
Ignition system : SUZUKI CDI
Ignition timing : 14 deg T.P.D.C at 6000 rpm
Spark plug : NGK: B8ES ND: W24 ESU
Battery : 12V 10.8 kc (3Ah) 10 HR
Generator : MAGNETO
Fuse : 15A
Headlight : 12V 30/30 x 2W
Tail/Brake light : 5/18 x 2W
Turn signal light : 10W
Speedometer light : 1.7W
Neutral indicator light : 1.7W
Turn signal indicator light : 3W
2T oil indicator light : 3W
Oil level indicator light : 3W

CAPACITIES
Fuel tank including reserve : 14 liter
Engine oil tank : 1.2 liter
Transmission oil : 1050 ml (change)
Front fork oil : 302 ml In solution: 1050 ml

4. Kawasaki Ninja
Inilah satu-satu nya legenda yang masih bertahan hingga saat ini. Dengan kemampuannya yang UpToDate. Ninja bukanlah samurai yang kalah dan melakukan harakiri, namun Ninja menghargai hidup dan terus berlatih dan hasilnya hingga saat ini menjadi motor idaman dan sekaligus menjadi motor premium. Selain karena body nya yang keren, power nya juga bertenaga. Tak bisa disaingi oleh motor lokal jaman sekarang. berikut specnya yg terbaru:

MESIN
Type : 2-tak,crankcase reedvalve,SuperKIPS,HSAS
Diameter x Langkah : 59,0 x 54,4mm
Sistem Pendinginan : Pendinginan dengan air
Jumlah & Isi Silinder : Satu buah & 148cc
Perbandingan Kompresi : 6,8 : 1
Daya Maksimum : 22,1 KW ( 30,1 PS ) / 10.500 RPM
Torsi Maksimum : 21,6 Nm / 9.000 RPM
Karburator : Mikuni VM 28
Sistem Starter : Kick
Jumlah Transmisi : 6 speed, constant mesh, return shift
Tipe system reduksi primer : Gear

RASIO GEAR
Rasio reduksi : 3,272 ( 72/22 )
Kopling : Wet, multi disc
Tipe Transmisi : 6 speed, constant mesh, return shift
Rasio Gigi : Ke-1 2.700 ( 27/10 )
Ke-2 1.706 ( 29/17 )
Ke-3 1.300 ( 26/20 )
Ke-4 1.090 ( 24/22 )
Ke-5 0.952 ( 20/21 )
Ke-6 0.863 ( 19/22 )
Tipe sistem final drive : Chain drive
Rasio reduksi : 3.000 ( 42/14 )
Drive rasio keseluruhan : 8.479 @ top gear

KAPASITAS
Sistem Pelumasan Oli : Oil Injection
Kapasitas Oli Samping : 1 liter
Kapasitas Oli Transmisi/Mesin : 0,87 liter
Knalpot / Muffler : Catalic Converter
Kapasitas Coolant : 1,3 liter

REM & SUSPENSI
Suspensi Depan : Telescopic Fork Suspension
Suspensi Belakang : Monoshock Suspension
Rem Depan : Rem Cakram Twin Pot
Rem Belakang : Rem Cakram Twin Pot
Ban Depan : 90/90-17 49S Tube-type
Ban Belakang : 110/80-17 57S Tube-type

DIMENSI
P * L * T : 1975mm x 719mm x 1090mm
Tinggi Tempat Duduk : 780mm
Jarak Poros Roda : 1.305mm
Jarak ke tanah : 145mm
Berat : 124,5 kg
Isi tangki bensin : 10,8 liter
Baterai : 12 V 4 Ah

0 comments:

Post a Comment

Label

karburator (104) kelistrikan (53) komponen (234) kopling (55) pelumasan (28) pengapian (38) perawatan (202) produk (170) rem (24) rumus (25) timing (46)