Home » » Beda Pertamax dengan Pertamax Plus

Beda Pertamax dengan Pertamax Plus

Written By Novanda S.T. on Wednesday, March 20, 2013 | 6:36 PM

Beda Pertamax dengan Pertamax Plus - Selain Pertamax (P) sebagai bahan bakar non subsidi, Pertamina juga menjual Pertamax Plus (PP) yang kastanya tertinggi. Toh, sedikit yang tau bedanya. Kecuali bahwa nilai oktan PP lebih tinggi dari P. Yaitu, 95 untuk PP dan 92 untuk P. Warna P biru dan PP merah. Dan, harga PP lebih mahal.
gagang di pengisian bahan bakar
biru pertamax, merah pertamax plus
Namun, sebenarnya gak cuma oktan, warna dan harga pembeda kedua BBM non subsidi ini. Karena, pada dasarnya, keduanya mempunyai kandungan aditif berbeda. Aditif ini untuk meningkatkan mutu bahan bakar tersebut. Dengan angka oktan yang lebih tinggi Pertamax Plus memiliki tingkat pembakaran yang idealnya lebih sempurna untuk menambah tenaga mesin.

Memang energi yang dikeluarkan PP jadi lebih panas dibanding P. Ini dikarenakan nilai oktannya yang lebih tinggi tadi. Kandungan PP 95 persen oktana dan 5 persen heptana, atau campuran molekul lainnya. Sementara P dengan kandungan 92 persen oktana dan 8 persen heptana.

Tinggi nilai oktan membuat semakin tinggi pula titik didihnya. Dengan semakin tinggi titik didih, pembakaran bisa lebih sempurna. Karena bahan bakar bisa dimampat hingga tekanan paling tinggi sebelum diledakan api dari busi. Sebagai hasil akhirnya, energi yang dihasilkan PP lebih tinggi dari P.

Tapi, karena itu pula, panas yang dihasilkan dari pembakaran PP menjadi lebih tinggi. Efisiensi panas yang dihasilkan dari pembakaran lebih banyak. Sebagai hasil, idealnya tenaga yang tercipta dengan memakai PP juga lebih besar dibanding P.

Nah, dengan oktan yang lebih tinggi pula, PP menuntut spek mesin dengan rasio kompresi lebih tinggi dari P. Jika P untuk rasio kompresi di atas 10 : 1, kayak mesin Suzuki Satria FU-150 dan Jupiter MX, maka PP mengharuskan kompresi lebih tinggi diatas 11 : 1 atau mesin dengan spek untuk balapan. Kerena PP bisa dipakai untuk mesin yang menerapkan rasio kompresi 12,5 : 1.

Meski begitu, PP tidak harus untuk motor standar harian dengan rasio kompresi standar 12,5 : 1. Rasio standar bawaan pabrik bisa menggunakan PP. Karena angka oktan 95 masih aman. Kecuali sudah diatas 100.

0 komentar:

Custom Search