Home » , » Tips Sehabis Ganti Aki Basah ke Aki Kering

Tips Sehabis Ganti Aki Basah ke Aki Kering

Written By Novanda S.T. on Sunday, March 24, 2013 | 10:12 AM

Tips Sehabis Ganti Aki Basah ke Aki Kering - Beberapa orang mengeluh setelah beberapa bulan mengganti sepeda motornya dengan aki kering (sebelumnya menggunakan aki basah), mereka mendapati aki keringnya tiba-tiba soak. Digunakan untuk menyalakan motor starter tidak kuat.
rangkaian tambahan
Setelah diselidiki dan cari referensi sana-sini akhirnya terjawab sudah masalah tersebut. Ternyata system pengisian pada aki basah dan aki kering berbeda. Permasalahan timbul dikarenakan sama-sama menghasilkan tegangan 12 Volt, tetapi pada aki kering arus pengisian lebih kecil dibandingkan dengan aki basah. Nah jika dipaksakan dengan menggunakan arus yang besar, maka aki kering tersebut lama kelamaan akan jebol. Biasanya orang akan menambahkan tahanan/hambatan, tetapi ini akan mengakibatkan arus akan naik.

Cara mengatasi permasalahan tersebut kita bisa menambahkan rangkaian penyelaras voltase. Yaitu dengan memasang transistor dan IC regulator. Tipe transistor yang dipakai adalah 2N3055 sedangkan IC regulatornya menggunakan jenis PNP (positif negative positif) jenis 7815 (seperti gambar rangkaian di atas).

Jika anda tidak ingin repot, anda bias menggunakan kiprok bawaan asli sepeda motor yang menggunakan aki kering. Contohnya Suzuki Smash akan dipasang aki kering dapat menggunakan kiprok milik Shogun 125 yang menggunakan aki kering, untuk soket biar sama ganti sekalian milik Shogun 125.

0 komentar:

Custom Search