Home » » Macam Teknologi Camshaft DOHC

Macam Teknologi Camshaft DOHC

Written By Novanda S.T. on Wednesday, October 14, 2015 | 7:57 AM

Macam Teknologi DOHC - Motor bensin piston sendiri sudah berusia seabad lebih. Teknologi yang digunakan pun juga sudah lama. Namun tidak ada salahnya pengembangan tetap dilakukan. Berikut beberapa teknologi camshaft DOHC.
  1. Konvensional DOHC
    DOHC ini banyak diaplikasi di mesin motor maupun mobil. 1 bumbungan klep melayani 1 klep. Sistemnya sangat sederhana namun banyak gesekan sebagai kerugiannya. Kelebihannya adalah kerugian mekanis sangat minim sehingga rpm mesin bisa dibuat lebih tinggi daripada SOHC.
    DOHC konvensional
  2. DOHC Forked Roller Rocker ARM
    Sistem DOHC ini dikenalkan di varian Honda CBR. Jadi DOHC dengan 1 bumbungan kem melayani 2 klep. Kelebihannya adalah kerugian gesek lebih minim dan mudahnya melakukan setting.
    DOHC pada Honda CBR
  3. DOHC VVTi
    DOHC ini memainkan titik TOP noken as, yaitu dengan menggeser posisi seluruh kem lebih maju/mundur sesuai dengan isyarat ECU. Kelebihannya adalah dengan timing kem yang berubah-ubah, maka efisiensi mesin akan sesuai dengan kebutuhan dan medan yang akan dilalui.
    VVTi yang dikenalkan oleh Toyota
  4. DOHC VTEC
    DOHC ini mirip dengan SOHC VVA yaitu terdapat 2 profil kem untuk membuka tutup klep. Pada rpm rendah salah satu profil kem dipakai dan saat rpm tinggi profil kem yang lain yang digunakan. Kelebihannya mirip dengan VVTi dan bedanya top kem tidak berubah alias tetap.
    VTEC yang dikenalkan oleh Honda
  5. DOHC MIVEC
    MIVEC sendiri dikenalkan oleh Mitsubhisi, yaitu DOHC 4 valve yang bekerja saat rpm rendah hanya salah satu klep yang bekerja sedangkan saat rpm tinggi kedua klep terbuka bersamaan dengan profil kem yang berbeda dibandingkan profil kem rpm rendah. Apabila dibayangkan, saat rpm rendah adalah DOHC 2 valve sedangkan rpm tinggi DOHC 4 valve.
    MIVEC yang dikenalkan Mitshubisi

1 komentar:

Yusuf Abdul Basith said...

DOCH VTEC itu mengganti cam sesuai dengan putaran mesin yang dibantu tekanan oli untuk menggeser pin, cam putaran rendah, bukaan katup dibuat rendah dan durasi dibuat sebentar untuk mengejar torsi maksimal dan efisiensi bahan bakar, sedangkan cam putaran tinggi, bukaan katup dibuat tinggi dan durasi dibuat lama untuk mengejar torsi putaran atas untuk horsepower maksimal pada putaran tinggi.
Sedangkan DOCH MIVEC hanya mengubah bukaan katup katup sedangkan durasinya tetap.
CMIIW. :)

Custom Search