Home » » Langkah Kerja Motor Bakar

Langkah Kerja Motor Bakar

Written By Novanda S.T. on Friday, November 20, 2015 | 5:25 PM

Langkah Kerja Motor Bakar - Berikut beberapa macam langkah kerja motor bakar, yang mesin terapannya dapat kita gunakan sekarang.

2 Tak
Mesin 2 tak sudah menguasai Indonesia dengan era keemasannya yakni sebelum tahun 2000. Siapa tidak paham dengan motor 2 tak? Cirinya adalah 1 siklus tenaga tercipta dalam 2 tahap dengan 1 putaran poros engkol. Gas buangnya mengandung banyak asap karena adanya oli samping yang diikutkan dalam proses pembakaran bahan bakar.
  • Langkah pertama adalah saat piston dari TMB ke TMA, langkah kompresi dimulai sambil membuang gas sisa pembakaran dan juga pemasukan gas baru di ruang poros engkol.
  • Langkah kedua adalah saat piston dari TMA ke TMB, yaitu langkah usaha setelah terjadi pembakaran dengan perpindahan gas baru dari ruang poros engkol menuju ruang bakar untuk proses pembilasan.
4 Tak
Di atas tahun 2000, Indonesia populer dengan siklus 4 tak dan meninggalkan era motor 2 tak. Cirinya adalah 1 siklus tenaga tercipta dalam 4 tahap dengan 2 putaran poros engkol. Gas buangnya bersih (tanpa asap), emisi lebih rendah dibandingkan motor 2 tak, serta konsumsi bahan bakar yang lebih irit.
  • Langkah pertama adalah piston dari TMB ke TMA, pembuangan gas sisa pembakaran (buang)
  • Langkah kedua adalah piston dari TMA ke TMB, pemasukan gas (hisapan)
  • Langkah ketiga adalah piston dari TMB ke TMA, pemampatan gas (kompresi)
  • Langkah keempat adalah piston dari TMA ke TMB, pembakaran gas (usaha)
5 Tak
Mesin 5 tak, apakah benar ada mesin yang siklusnya selain 2 dan 4 tak? Tentu ada. Silahkan cari literatur mengenai motor 5 tak agar pengetahuan kita semakin bertambah. Siklusnya mirip 4 tak, hanya saja ditambahkan 1 siklus setelah tahap pembuangan, yaitu ekspansi tambahan.
  • Langkah pertama adalah piston dari TMA ke TMB, pemasukan gas (hisapan)
  • Langkah kedua adalah piston dari TMB ke TMA, pemampatan gas (kompresi)
  • Langkah ketiga adalah piston dari TMA ke TMB, pembakaran gas (usaha)
  • Langkah keempat adalah piston dari TMB ke TMA, memindahkan gas sisa ke silinder lain untuk langkah ekspansi. (buang)
  • Langkah kelima adalah piston di silinder lain menerima gas buang dan berpindah dari TMA ke TMB (ekspansi tambahan)
NB: Siklus ini menggunakan 3 silinder, sehingga 2 silinder bekerja layaknya 4 tak sedangkan silinder yang lain bekerja menerima gas buang bergantian untuk ekspansi tambahan. Knalpot menerima gas buang hanya dari silinder ekspansi. Ketiga silinder tersebut masih menggunakan 1 poros engkol.

6 Tak
Mesin 6 tak, apakah penulis semakin mengada-ada? Tentu tidak. Siklus ini dikembangkan lagi dari siklus 4 tak. Ditambahkan 2 siklus baru dari siklus 4 tak, dan tentu beda dibandingkan siklus 5 tak.
  • Langkah pertama adalah piston dari TMA ke TMB, pemasukan gas (hisapan)
  • Langkah kedua adalah piston dari TMB ke TMA, pemampatan gas (kompresi)
  • Langkah ketiga adalah piston dari TMA ke TMB, pembakaran gas (usaha)
  • Langkah keempat adalah piston dari TMB ke TMA, pembuangan gas sisa pembakaran (buang)
  • Langkah kelima adalah piston dari TMA ke TMB, udara/steam masuk untuk tahap ekspansi
  • Langkah keenam adalah piston dari TMB ke TMA, udara/steam dibuang melalui katup buang yang berbeda.
NB: Siklus 6 tak ini berulang di tiap silindernya. Kalau 5 tak menggunakan 2 silinder berbeda dalam siklusnya.

0 komentar:

Custom Search