Selasa, 28 Mei 2013

HCS - Hydrocarbon Crank System

HCS (hydrocarbon crack system) adalah sistem memecah atom hydrocarbon ( bahan bakar premium atau pertamax) menjadi atom hydrogen H2 dan carbon C dengan cara menggunakan pipa Katalis yang dipanaskan. Panas luar/ exothermic dari mesin internal combustion (mesin kendaraan) itu sendiri yaitu dari panas blok mesin maupun dari knalpot yang bisa mencapai temperatur hingga 400 derajat C.

Bagaimana cara kerja HCS penghemat bbm? Secara umum cara pengoperasian alat ini dengan mengisikan sejumlah BBM ke dalam tabung yg telah disediakan. Kapasitas tabung untuk mobil adalah 1 liter tetapi diisi maksimal 700cc. Sedangkan untuk sepeda motor kapasitas tabung 500cc diisi maksimal 250cc. Khusus untuk sepeda motor jenis bebek dan matic saat ini sudah bisa langsung mengambil uap BBM langsung dari tangki kendaraan dengan cara mengganti tutup tangkinya dengan versi yang sudah dimodifikasi. 

Kemudian uap bbm ini disalurkan ke intake chamber dengan melalui sebuah pipa Katalis yang bisa memecah uap BBM menjadi hydrogen rich dan menghisap unsur partikel carbon sehingga nantinya pada knalpot/gas buang unsur carbon monoxida bisa berkurang secara significan dan hydrogen sebagai penambah oktan pada kendaraan tersebut. Secara teoritis, dengan HCS anda bisa menghasilkan gas hydrogen (H2) sampai 3-5 LPM H2 (liter per menit).

Penghemat ini mempunyai cara kerja yang unik alat ini tidak mencekik pemakaian BBM di intake manifold / ruang bakar, tetapi malah menambah suplay ke intake manifold / ruang bakar, jadi kerja mesin akan lebih dingin dan lebih bertenaga. Efeknya lainnya hasil uji emisi lebih bagus, maka seharusnya ruang bakar lebih bersih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar