Rabu, 09 April 2014

Arti Tanda Arah Pemasangan Piston

Arti Tanda Arah Pemasangan Piston - Di puncak atas piston (dome) ada tanda penunjuk ke bawah posisi piston. Tanda yang terdapat pada permukaan piston tersebut ada yang berupa huruf in-ex, titik dan panah (di 2-tak) agar panah ini menghadap ke bawah. Dengan adanya tanda tersebut, piston tidak salah pasang atau terbalik.
tanda arah pemasangan pada piston
Piston tidak bulat persis seperti yang terlihat secara kasat mata. Jika diukur dengan presisi, titik tengah dari pin piston tidak tepat berada di tengah-tengah. Piston cerderung oval. Bila benar-benar bulat, dibolak balik juga nggak masalah. Satu lagi diameter atas dan bawah piston selalu berbeda.

Itu terkait dengan offset engine atau bentuk silinder yang ada pada masing-masing sepeda motor. Konstruksi pada diameter silinder menunjukkan titik tengah dari piston dan titik tengah poros engkol tidak segaris. Ya beda inersia piston mesin tidur dengan mesin tegak. Itu bukti piston nggak bulat-bulat amat.
tanda IN menghadap klep IN
Akibat terbalik, offset-nya tidak pas. Padahal itu bertujuan untuk meminimalkan gaya tekan ke samping sisi piston terhadap gesekan silinder. Jika pemasangan sampai terbalik maksudnya sisi piston seharusnya di sisi atas malah ke bawah, pengaruhnya pada kinerja mesin. Yang langsung terderngar suara mesin yang berubah kasar. Hal tersebut karena gaya gesek yang terjadi semakin besar.

Selain itu komponen juga cepat aus akibat banyak gesekan yang terjadi akibat bentuk piston dan silinder yang tidak simetris. Untuk itu perlu diingat-ingat saat pemasangan jangan sampai terbalik, perhatikan tanda pada permukaan piston. Tanda yang ada pada piston bermacam-macam ada IN tapi ada juga EX, kita tinggal menyesuaikan tanda tersebut. Misalkan pada permukaan piston ada tertulis IN maka tanda tersebut kita posisikan pada katup IN pada kepala silinder.

Selasa, 08 April 2014

Korek Harian Kawasaki Ninja 250 FI Standar

1. Piggyback
Piggyback dapat menggunakan merk Power Commander V ataupun Bazzaz. Pada Power Commander V, suplai bahan bakar dan timing pengapian dapat diatur ulang, sedangkan Bazzaz hanya suplai bahan bakar saja.
piggyback bazzaz
2. Papas blok
Pemapasan blok cukup 0.5 mm saja, karena rasio kompresi sudah meningkat menjadi 12.8 : 1 dari standar yang hanya 11.3 : 1.
blok ninja 250
3. Porting Polish
Porting blok didesain ulang agar proses hisap dan bilas lebih lancar. Squish dan saluran exhaust dipolish agar semakin lancar.
4. Open filter K&N
Filter menggunakan tipe open merk K&N. Selain sudah terpercaya untuk mendongkrak performa, proses penyaringan udara pun tetap lancar. Tarikan mesin otomatis lebih responsif.
open filter K&N
5. Knalpot aftermarket
Knalpot racing juga mampu mendongkrak performa Ninja 250 FI. Selain itu suara yang dihasilkan dari dua silinder lebih terdengar khas dan nyaring.
knalpot Ninja 250 FI

Bearing Motor Yamaha V80

bearing/laher
Berikut merupakan daftar bearing pada motor Yamaha V80.
  1. As kruk kiri = 6205
  2. As kruk kanan = 6205
  3. Mainshaft = 6203
  4. Layshaft = 6204
  5. Roda Belakang = 6301 x2

Senin, 07 April 2014

Seal Motor Yamaha V80

sil pada mesin
Berikut merupakan daftar seal pada motor Yamaha V80.
  1. As kruk kiri = 25.40.8
  2. As kruk kanan = 32.44.8
  3. Layshaft/As Gir Depan = 20.38.5
  4. Presneling = 12.22.5

Sabtu, 05 April 2014

Beberapa Keluhan Kawasaki Bajaj Pulsar 200NS

Pulsar 200NS
Seiring makin banyak pengguna, biasanya keluhan sebuah motor mulai bermunculan. Tak terkecuali yang terjadi pada Kawasaki Bajaj Pulsar 200NS (P200NS), sudah terdeteksi beberapa masalah kecil sih dan untungnya enggak fatal kok. Namun tenang semua penyakit ada obatnya, dan jangan lupa ada payung garansi juga dari pabrikan. Kalau ada masalah klaim saja ke bengkel resmi, kan ada garansi 1 tahun.

Kalau di bengkel resmi belum puas, bisa coba cari obat ke bengkel spesialis P200NS. Apa saja penyakitnya?
problem nomor 1 - 3
  1. Overheat
    Sebagai motor dengan rasio kompresi 11:1, jangan heran jika panas yang ditimbulkan cukup tinggi, makanya pendingin pakai radiator. Untuk mengurangi panas saat macet, ada juga kipas di belakang radiator. Namun gejala overheat ternyata mendera beberapa P200NS, cirinya air radiator ngucur dan cadangan di tabung reservoir sampai garis low. Hal ini terjadi akibat putaran kipas melemah. Lemahnya putaran kipas ternyata diakibatkan enggak lancarnya kinerja brush di dalamnya. Seringnya nyangkut, kalau diperlancar dijamin kipas enggak lemah lagi. Caranya cukup kikis sedikit bagian yang menghalangi kinerja kabel dan per brush.
  2. Baut KendurKendati finishing sudah di bawah pengawasan Kawasaki, namun ada saja bagian yang terlewat. Contoh gampang pemasangan baut. Sering ditemukan kendur, entah itu baut monosok, mesin sampai komstir. Makanya disarankan cek deh untuk memastikan sudah kencang, sebelum ada baut yang lepas.
  3. Enggan HidupNgeselin rasanya kalau sedang buru-buru tapi motor enggan menyala. Starter dipencet namun mesin cuma bunyi ‘cetek-cetek’ dari suara relay starter. Ternyata penyakitnya sepele, bukan lantaran aki drop, Paling baut kendur. Baut yang harus dicek yaitu baut aki, relay starter dan yang di dinamo. Starter langsung greng lagi deh.
    problem 4 - 6
  4. Oli RembesSetelah ganti oli dan filter, ada yang mengalami oli rembes dari tutupnya. Masalahnya ternyata sepele juga, sebelum dipasang kotoran enggak dibersihkan dahulu, atau O-ring rusak. Nah kalau O-ring rusak gantinya gampang, Pakai saja O-ring tutup klep Pulsar 180 atau 200 sama kok.
  5. Spidometer RetakAda beberapa pengguna yang menemukan mika spido retak, bahkan jarum takometer lepas. Kalau ini terjadi wajib bawa ke bengkel resmi untuk minta ganti.
  6. Lampu Rem Berair
    Kendati diset kedap air, namun ada unit yang lampu remnya mengembun, tentu bikin jelek. Jika mengalami tentu wajib klaim ke bengkel resmi, kabarnya proses klaim sekitar 3 bulan.

Jumat, 04 April 2014

Menguatkan Swing Arm X-Ride untuk Off Road

X-Ride dengan swing arm Nouvo
Demi kenyamanan dan kestabilan roda belakang, banyak pembesut Yamaha X-Ride yang apliksi swing arm tambahan copotan Yamaha Nouvo. Baik dipakai harian maupun untuk main lumpur alias adventure off-road. Tak hanya bikin stabil bro, tapi sekaligus dongkrak tampilan. Nah yang paling utama adalah untuk mencegah gigi rasio rontok saat diajak adventure maupun grasstrack.
tampilan swing arm Nouvo di X-Ride
Ada beberapa kejadian yang dialami saat turun grasstrack, yaitu gigi rasio rusak. Tepatnya rumah beserta gigi rasio rontok akibat ditabrak pembalap lain dari samping tepat di bagian tersebut. Tapi setelah aplikasi swing arm bawaan Nouvo ini, lebih aman dan hal tersebut enggak terjadi lagi.
gambar 1, 2, dan 3
Berikut panduan pemasangannya.
  1. Tebus swing arm copotan Nouvo yang di pasaran dijajakan antara Rp 150 ribu - Rp 200 ribu.
  2. Agar swing arm Nouvo duduk manis pada mesin X-Ride, sebelumnya di-custom pada bagian pegangan bautnya. Kedua dudukan baut dipotong kurang lebih 2 cm, lalu disambung kembali. Sesuaikan dengan dudukan baut pada mesin.
  3. Tebus as roda Yamaha Nouvo dengan dana Rp 275 ribu. Pasalnya as roda X-Ride lebih pendek dari as roda Nouvo.
  4. Biar as roda Nouvo juga ngepas di X-Ride, sebelumnya dilakukan penyesuaian. Yakni bikin bushing baru menyesuaikan dudukan as roda X-Ride.
bagian yang memerlukan bushing

Kamis, 03 April 2014

Kampas Kopling Keramik AHRS

Kampas Kopling Keramik AHRS - Merek racing part AHRS merilis kampas kopling dengan kualitas racing tapi harga yang terjangkau. Material kampas kopling AHRS ini di formulasikan dengan kualitas setara racing dan lebih maksimal soal performa dan daya tahan untuk motor harian. Kampas kopling keramik dari AHRS ini telah teruji sukses pada mesin motor balap dan diuji coba saat turing berjarak tempuh sangat jauh. Kampas kopling ini tersedia untuk beragam jenis sepeda motor.
kampas kopling keramik AHRS
Harga jual tergantung merek dan varian. Berikut data harga kampas kopling AHRS ini.
  • Kampas Kopling Blade/Revo FIT/Revo Absolut: Rp 140.000 
  • Kampas Kopling Jupiter Z/Vega R New AHRS: Rp 135.000 
  • Kampas Kopling Kharisma/Kirana/Supra X 125 AHRS: Rp 130.000 
  • Kampas Kopling Supra/Supra FIT AHRS: Rp 145.000
Saat ini (04/2014), tersedia stok barang untuk:
Honda
  • Tiger
  • Blade
  • Absolute Revo
  • CBR 150
  • CBR 250
  • Supra X 100
  • Supra X 125
Yamaha
  • Scorpio
  • V-Ixion
  • Byson
  • RX King
  • Jupiter costum FR80
  • Jupiter Z
  • New Jupiter Z1
  • Jupiter MX 2009
Suzuki
  • Satria F150
  • Smash
  • Shogun
Kawasaki
  • Ninja 250
  • Ninja 150
  • KLX 150
  • Kaze

Rabu, 02 April 2014

Korek Yamaha Jupiter MX 170 cc

1. Piston Honda Sonic dengan diameter 58 mm
Untuk menambah tenaga secara instan, dapat diambil langkah bore up. Pakai piston 58 mm punya Honda Sonic, terus blok dikorter dan ditanam boring diesel. Diameter piston membesar 4 mm dari standar nya yang memiliki diameter 54 mm. Harga sekitar 500 ribu rupiah.
piston Sonic modified di blok Jupiter MX
2. Pen stroke 3 mm
Langkah peranti pendorong piston ini bertambah 6 mm dari standar nya alias stroke up 6 mm. Setang piston diganti milik Suzuki Shogun 110 yang ukurannya lebih pendek 3 mm agar tidak menggunakan paking aluminium. Tampilan mesin seperti standar namun sudah stroke up. Dihitung pakai rumus volume silinder, kapasitas mesin sekarang jadi 170,8 cc. Harga sekitar 550 ribu rupiah.
kruk as Jupiter MX + pen stroke
3. Noken As costum
Peranti buka-tutup klep ini dibuat ulang, dengan waktu buka-tutup yang lebih lama. Sudah pasti biar makin banyak campuran gas bakar yang masuk ruang pembakaran. Tapi durasi dan lamanya buka-tutup menyesuaikan penggunaan motor yang buat harian dan turing. Jasa sekitar 250 ribu rupiah.
noken custom
4. Knalpot WRX Oval
Knalpot standar sudah enggak mumpuni melayani gas sisa pembakaran. Gantinya adalah knalpot WRX Oval series yang karakter suara dan tenaganya mantap. Harga knalpot sekitar 1.2 juta rupiah.
knalpot WRX Oval

Konstruksi Suspensi Depan Yamaha Tricity

Konstruksi Suspensi Depan Yamaha Tricity - Di Bangkok International Motor Show (BIMS) 2014, Yamaha Tricity skuter tiga roda ini sudah dirilis. Bahkan pihak Yamaha mengaku akan memasarkan motor uniknya ini di Negeri Gajah Putih tersebut. Harga jualnya 79.500 Baht atau setara dengan Rp 27,8 jutaan dan mengusung mesin 125 cc. Yang paling menarik dari motor ini adalah konstruksi roda depannya yang ada dua buah. Tidak salah bila menyebut motor ini serupa dengan Piaggio MP3.
Yamaha Tricity
Ketika berbelok, dua roda di depan masih bisa bergerak fleksibel mengikuti arah dan kemiringan motor. Yamaha menyebut teknologi ini dengan Leaning Multi Wheel (LMW). Perangkat utamanya adalah link atau pegangan berbentuk jajar genjang yang bisa bergerak menyesuaikan arah menikung dan kemiringan motor.
model suspensi depan Tricity
Jadi bukan suspensinya yang tertekan tapi justru pegangan atau link-nya yang bergerak dinamis. Saat belok salah satu roda terkesan seperti tertekan sehingga habis jarak main suspensinya, tapi sebetulnya masih dalam kondisi prima meredam jalan bergelombang.

Komponen utama lainnya di roda depan adalah Special Tandem-Type Cantilevered Telescopic Front Forks. Menjadi special karena jumlah tabung suspensi di roda depan ada empat. Masing-masing roda dipegang oleh dua suspensi teleskopik yang disusun berjajar. Konstruksi ini diyakini lebih kuat dan stabil meredam getaran juga guncangan akibat jalan berlubang.
tampak rangka dan suspensi Tricity
Fitur lain yang dapat meningkatkan safety-nya saat berkendara adalah Unified Brake System (UBS), perangkat yang secara cara kerja mirip Combi Brake System (CBS). Saat tuas rem di tekan maka semua roda akan melambat sesuai dengan porsinya masing-masing dalam batas keamanan berkendara. Mesin nya memiliki ruang bakar 125 cc dengan pendingin air. Mesin ini memiliki bore x stroke 52,4 x 57,9 mm sama seperti Yamaha GT125 dan Xeon RC dengan power puncak dikisaran 11,4 dk.

Selasa, 01 April 2014

Akankah Yamaha Tricity Masuk di Indonesia

Jika di Thailand Yamaha Tricity sudah resmi dipasarkan, di Indonesia masih wacana. Padahal skutik tiga roda ini punya bentuk dan unik dan dimensi yang tidak terlalu besar sehingga dirasa masih cocok digunakan di jalanan Indonesia terkenal dengan kemacetan nya. Sayangnya PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) masing belum mau bicara banyak perihal kehadiran skutik unik ini di Tanah Air.
Yamaha Tricity
Yang jelas, skutik ini memiliki dua roda di depan masih bisa bergerak fleksibel mengikuti arah dan kemiringan motor. Yamaha menyebut teknologi ini dengan Leaning Multi Wheel (LMW). Perangkat utamanya adalah link atau pegangan berbentuk jajar genjang yang bisa bergerak menyesuaikan arah menikung dan kemiringan motor.

Ruang bakar pada mesinnya 125 cc dengan pendingin air. Mesin ini memiliki bore x stroke = 52,4 x 57,9 mm sama seperti Yamaha GT125 dan Xeon RC dengan power puncak dikisaran 11,4 dk.  Sedang untuk harga, motor yang di area Asia Tenggara akan diproduksi di Thailand ini dilepas 79.500 Baht atau setara dengan Rp 27,8 jutaan.