Sabtu, 06 Oktober 2012

Menganibal Noken As Mobil

Noken as mobil dapat di-modifikasi dan di aplikasi kan ke sepeda motor. Caranya dengan memotong noken as mobil menjadi ubahan yang kita inginkan. Berikut data noken as yang biasa dipakai oleh tuner:

1. Noken as Genio, lebar pinggang 31mm dan tingginya 35mm.
  • Bisa dipakai untuk Mio, Jupiter, Shogun 110, Smash
  • 1 lonjor noken as bisa dijadikan 4 bagian (bebek)
2. Noken as Estilo, lebar pinggang 31mm dan tingginya 36mm.
  • Bisa dipakai untuk Mio, Jupiter, Shogun 110, Smash
  • 1 lonjor noken as bisa dijadikan 4 bagian (bebek)
3. Noken as Maestro, lebar pinggang 32mm dan tingginya 38mm.
  • Bisa dipakai untuk Mio, Jupiter, Shogun 110, Smash
  • 1 lonjor noken as bisa dijadikan 4 bagian (bebek)
  • 1 lonjor noken as bisa dijadikan 3 bagian (sport)
4. Noken as Opel Gemini, lebar pinggang 25.5mm dan tingginya 31.5mm.
  • Bisa dipakai untuk Mio, Jupiter, Vega, Crypton
  • 1 lonjor noken as bisa dijadikan 4 bagian (bebek)
Bagaimana cara membuatnya? Mudah kok. Dari konstruksi lonjoran noken as mobil, dipotong lebih dulu per dua bagian, menjadi 3 sampai 4 potongan. Hal tersebut tergantung dari keperluan. Untuk sepeda sport, dibutuhkan bidang yang lebih panjang.

Setelah proses pertama, noken as di center untuk menentukan jarak noken as In-Ex, pembuatan rumah bearing, dudukan driven gear camshaft dan menentukan panjang total noken as, agar sesuai dengan noken as  yang direncanakan.

Proses finishing nya adalah menentukan nilai LSA (posisi derajat noken as In-Ex), berdasar dari LSA noken yang akan dibuat. Pada bagian ini penentuan sudut LSA hanya berdasar pada lobe atau bidang permukaan noken as yang paling tinggi (lift), tanpa mengurangi dimensi profil noken as mobil yang di aplikasi. Dengan begitu, rentang desain yang dihasilkan lebih banyak seperti untuk memainkan durasi noken as, menambah/mengurangi LSA noken as, serta lebar/sempit overlap.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar