1. Kubah bakar costum
Squish 11° dengan lebar 7 mm berbentuk kubah parabola. Volume kubah terukur sebanyak 12.6 cc dengan busi terpasang. Sebelumnya, kop sudah dipapas 2,5 mm.
![]() |
kop ninja RR |
2. Porting polish
Porting dicustom ulang dengan lebar lubang buang 40,5 mm dan tinggi lubang transfer 42 mm.
![]() |
porting blok ninja RR |
3. Membran V-Force 3
Membran terpercaya untuk performance motor. Membuat proses induksi bahan bakar menjadi lebih maksimal dibanding standar.
![]() |
membran/reed valve VForce 3 |
4. Kopling Costum
Per kopling menggunakan merek CMS dan kopling sendiri menggunakan milik saudaranya, Kawasaki KX 250.
Per kopling menggunakan merek CMS dan kopling sendiri menggunakan milik saudaranya, Kawasaki KX 250.
![]() |
kopling KX dan Ninja RR |
5. Karburator Keihin PWK 38 Air strike
Karburator gambot agar performa mesin lebih keluar. Kombinasi spuyer pilot jet menggunakan #52 dan main jet #160.
Karburator gambot agar performa mesin lebih keluar. Kombinasi spuyer pilot jet menggunakan #52 dan main jet #160.
![]() |
keihin PWK Air Striker |
6. Knalpot KDX
Exhaust Concept dari KDX full system, mulai dari knalpot hingga silincer.
Exhaust Concept dari KDX full system, mulai dari knalpot hingga silincer.
![]() |
knalpot KDX di ninja RR |
7. Magnet Yamaha YZ125
Magnet fullset milik SE Yamaha YZ 125. Timing pengapian diset pada 14,5° sebelum TMA. Rasio bahan bakar yang dicampur dengan oli adalah sebesar 25 : 1 agar mesin tetap terlumasi dengan baik.
![]() |
pengapian set YZ 125 |
8. Gigi Rasio
Rasio yang digunakan sederhana yang bertujuan agar start lebih cepat.
1 : 16/30
1 : 16/30
2 : 19/27
3 : standart/25
4 : standart/23
5 : standart
6 : standart
Tidak ada komentar:
Posting Komentar