Minggu, 08 Februari 2015

Kapasitas/CC Mesin Bore Up Yamaha Jupiter Z

Kapasitas/CC Mesin Bore Up Yamaha Jupiter Z - Berikut merupakan perubahan kapasitas/cc mesin Yamaha Jupiter Z yang telah di bore up. Selain Jupiter Z, varian Crypton, Vega series, dan Jupiter lawas pun sama.

Pengaruh Kemiringan Pulley Matic

Pengaruh Kemiringan Pulley Matic - Pulley atau puli pada matic pasti memiliki derajat kemiringan. Fungsinya adalah sebagai pengatur rasio pada puli. Perubahan derajat pada puli pasti memberi efek. Berikut efek yang ditimbulkan pada perubahan derajat kemiringan puli matic.
mengukur kemiringan puli
  • Semakin besar derajat kemiringan puli, maka semakin ringan rasio nya. Ibarat pada gir motor bebek adalah menggunakan gir depan kecil. Putaran mesin cepat naik namun nafas cepat habis. Daya cengkram puli ke V-belt semakin kecil. Cocok untuk akselerasi.
  • Semakin kecil derajat kemiringan puli, maka semakin berat rasio nya. Ibarat pada gir motor bebek adalah menggunakan gir depan besar. Putaran mesin lambat naik, beban mesin besar, nafas diharapkan lebih panjang. Daya cengkram puli ke V-belt semakin besar. Cocok untuk top speed apabila power mesin besar.

Spesifikasi Jialing Bangau Super


Jialing Bangau Super JL110-7
Mesin
Tipe Mesin : 4 tak, silinder tunggal, berpendingin udara
Bore x Stroke : 53 x 49.5 mm
Kapasitas mesin : 109.3 cc
Rasio kompresi : 8.5 : 1
Max. Power : 5.4 kw (7.346 hp)/8500 rpm
Max. Torque : 7.0 Nm/5500 rpm
Sistem bahan bakar : Karburator Mikuni
Transmisi : 4 tingkat percepatan
Final drive : Gear dan Rantai
Kopling : Kering multiplat
Pelumasan : Wet sump
Rasio
1st 12-34 = 2.833
2nd 17-29 = 1.706
3rd 21-26 = 1.238
4th 24-23 = 0.958

Dimensi
P x L x T :1.900 x 700 x 1.050 mm
Wheelbase : 1.210 mm
Tinggi jok : 100 mm
Berat kering : 90 kg
Tangki bahan bakar : 4 L

Kaki-kaki
Tipe rangka : Diamond
Suspensi depan : Teleskopik
Suspensi belakang : Lengan ayun
Rem depan : Cakram, 220 mm
Rem belakang : Tromol
Ban depan : 2.50-17" 4PR
Ban belakang : 2.75-17" 4PR

Kelistrikan
Sistem Pengapian : DC CDI
Sistem Starter : Electrik & kick starter
Busi : NHSP LD A7RTC
Aki : GM5Z-3B (12V-5 Ah)

Memasang Crankshaft/Kruk As Mocin di Astrea Grand

Memasang Crankshaft/Kruk As Mocin di Astrea Grand - Bagi yang ingin stroke up motor Honda Astrea (langkah 49.5 mm) dapat mengambil cara swap kruk as Mocin (langkah 55.5 mm). Kapasitas mesin lebih membengkak. Ini sama dengan stroke up dengan geser posisi big end sejauh 3 mm. Ubahannya hanya pada pompa oli, paking blok, dan kamprat. Atap piston menyesuaikan ubahan.
kruk as 

Sabtu, 07 Februari 2015

Perform Pulley Yamaha Fino 5VV

Perform Pulley Yamaha Fino 5VV - Puli CVT Yamaha Fino Thailand yang berkode 5VVbanyak diburu. Alasannya adalah bahwa dengan mengganti puli bersama rumah rollernya saja sudah terasa perubahan nya. Gerakan roller sangat bagus pada rumah puli 5VV sehingga akselerasinya cepat.
pulley 5VV
Perbedaan puli CVT Mio 5TL dengan Fino 5VV adalah alur nya. Secara bahan masih sama, namun dengan profil berbeda maka hasil pun berbeda. Perubahan coakan rumah roller tersebut otomatis memengaruhi derajat rumah roller itu sendiri. Gelindingan roller terhadap gaya sentrifugal juga semakin lancar. Tekanannya pada puli jadi lebih kuat. Sabuk puli akan terjepit lebih presisi langsung menggerakkan roda.

Sebenarnya lebih ampuh lagi jika menggunakan puli cvt racing di toko. Namun akan lebih dipercaya part yang orisinil pabrik. Harga sendiri sekitar 350 ribu rupiah.

Kamis, 05 Februari 2015

Korek Balap Liar Yamaha Crypton 142 cc

1. Piston CLD Hi-dome dengan diameter 58 mm
Piston jenong mentah diprofil ulang. Dome dibuat dengan diameter 42 mm dengan tinggi 5.5 mm. Tak lupa coakan klep di muka piston diperdalam mengikuti diameter klep sejauh lift noken as. Kubah dibentuk menyesuaikan profil piston. Volume kompresi ketemu sekitar 13.3 cc. Apabila dihitung dengan rumus rasio kompresi maka RK diketahui sebesar 11.7 : 1.
piston jenong
2. Head/kop modif
Isian kop diubah porting, klep, seating klep, boss klep, dsb. Klep dipercayakan milik Sonic dengan diameter 28 mm (in) dan 24 mm (ex). Porting diperbesar dan diperlancar alirannya agar efisiensi volumetrik bagus.
klep lebar
3. Noken as modif
Noken as saya bubut sendiri. Detail nya adalah sebagai berikut.
IN : 15+180+53 = 248º
EX : 50+180+15 = 250º
sehingga overlap sebesar 30º dan LSA 108 derajat. Noken as dibuat lift setinggi 7.2 mm saja agar awet. Rasio kompresi dinamis motor sebesar 10.1 : 1 sehingga harus minum pertamax agar tidak ada gejala detonasi,
noken as Crypton
4. CDI Mio lama
Pengapian mempercayakan CDI DC milik Yamaha Mio lama. Koil standar diberi ground strap agar api lebih fokus.
cdi Mio lawas
5. Karburator standar reamer
Karburator menggunakan standar di reamer skep GL100 dengan cutaway dibuat 3.0 dan tinggi skep menyesuaikan venturi. Venturi sendiri terbatas pada angka 21 mm dengan lebar 18 mm. Spuyer bertemu 15/105 dengan klip jarum di paling bawah.
karburator reamer
6. Knalpot SND
Knalpot menggunakan varian SND untuk Jupiter Z karena profil leher yang baik untuk putaran tinggi.
knalpot racing SND

Rabu, 04 Februari 2015

Memasang Crankshaft/Kruk As Vega ZR di Jupiter Z

Memasang Crankshaft/Kruk As Vega ZR di Jupiter Z - Bagi yang ingin stroke up motor Yamaha Jupiter, Vega, Crypton (langkah 54 mm) dapat mengambil cara swap kruk as Vega ZR, New Jupiter Z, Jupiter Z1 (langkah 57.9 mm). Kapasitas mesin lebih membengkak. Ini sama dengan stroke up dengan geser posisi big end sejauh 1.95 mm. Ubahannya hanya pada diameter crankshaft/as kruk, laher, stang piston, dan sentrik. Paking blok menyesuaikan.
as kruk 57.9 mm Yamaha
Berikut penjelasannya.
  1. Diameter As Kruk
    Diameter daun/bandul terlalu lebar dan as kruk tidak akan masuk. Perlu pemrosesan terlebih dahulu, yaitu dengan membubut sebanyak 1 - 1.5 mm. Jika tidak ingin melakukan bubut daun kruk as, maka cukup lebarkan sedikit saja crankcase pada bagian jalur pompa oli dan kecilkan diameter rasio gigi 4.
  2. Bearing/Laher dan Magnet+As Magnet Untuk bagian kiri standar Vega ZR (kode 6304) diganti dengan 6205 dan bagian kanan standar Jupiter 6205. Jadi double 6205 seperti motor Yamaha V80. As magnet disesuaikan dengan bawaan Jupiter dan untuk magnet dibubut bagian dalam tempat duduk mur pengikat agar mur dapat masuk. Drat as magnet lebih pendek daripada standar.
  3. Timing Chain/Kamprat
    Sentrik dapat menggunakan standar bawaan motor. Misal motor Crypton ya ganti sentrik Crypton menyesuaikan sentrik atas (camshaft). Kalau mau ganti tipe silent atau kupu-kupu bisa ganti 1 set Jupiter Z. Panjang rantai dan paking aluminium menyesuaikan.
  4. Connecting Rod/Stang Piston
    Sebaiknya stang diganti dan diberi ganjal di kanan 3 mm agar panjang as kruk pas masuk seal oli si kalter. Opsi stang piston ada CS1 dan Smash 110 (Jupiter MX King merk BRT juga dapat jadi opsi dengan L=96.7).
    -. Stang Crypton (L=92 ; SE=13 ; BE=26x42) & Stang Vega ZR (L=93.5 ; SE=13 ; BE=28x39)

    -. Stang CS1 (L=86.5 ; SE=13 ; BE=28x46)
    Pakai stang CS1 tidak perlu ganjal blok dengan paking aluminium karena stang lebih pendek. Big end jangan pakai bawaan CS1, tetapi ganti milik Smash 110 karena panjang bigend nya 42 mm. Modif ini perlu piston yang memiliki dome tinggi.

    Untuk blok pendek seperti Crypton, Jupiter, Vega dapat menggunakan piston Jupiter Z, Kaze dengan pemotongan pantat piston. Untuk blok Jupiter Z dan Vega R New dapat membubut blok 2 mm atau pakai piston high-dome alias jenong dan juga memotong pantat piston. Lain lagi apabila masih menggunakan piston bore up. Kekurangan dari ubahan ini yaitu rawan untuk dipakai balap karena beban stang yang begitu besar.

    -. Stang Smash 110 (L=98 ; SE=14 ; BE=28x42)
    Pakai stang Smash lebih panjang 6.5 mm sehingga harus ganjal blok dengan paking aluminium. Kelebihannya adalah keawetan sehingga cocok dipakai balap apalagi harian. Kekurangannya adalah harus menggunakan piston dengan pin 14 mm alias tidak menggunakan piston standar. Ukuran piston pen 14 mm paling kecil 52.4 mm milik Xeon. Rantai kamprat menyesuaikan kebutuhan.

Senin, 02 Februari 2015

Subtitusi Laher Roda Kawasaki Versys

Subtitusi Laher Roda Kawasaki Versys - Sparepart motor keluaran pabrik Kawasaki sedikit sulit mencarinya. Alasannya adalah memang pasaran Kawasaki kurang melambung. Apabila laher roda moge Versys Anda aus, sulit juga mencari orisinil nya. Namun ada substitusi laher roda Versys yaitu menggunakan laher puli Honda BeAT. Ukuran sama, baik dimensi maupun kode. Seri atau kode laher tersebut adalah 6204. Terserah mau beli merk apa, kualitas bagaimana, harga berapa, dsb. Sebaiknya beli yang ada sil/tutup nya agar debu tidak mudah masuk.
laher 6204

Rabu, 28 Januari 2015

Bore Up Yamaha Vixion 160 cc

1. Piston racing dengan diameter 61 mm
Piston harus yang memiliki pen 14 mm. Dengan diameter 61 mm akan membuat kapasitas mesin membengkak menjadi 160.5 cc. Apabila menggunakan paket bore up ya tinggal pasang saja. Jika mencari piston nya saja, wajib ganti boring biasa.
piston dengan size lebih besar
2. Setting CO
Agar bahan bakar yang masuk tidak kekurangan, dapat setel CO lebih boros di dealer Yamaha. Apabila tidak menyanggupi permintaan mesin ya harus ganti injektor dengan debit lebih banyak.
3. Piggyback
Pemasangan piggyback dapat memanipulasi data ke ECU sehingga debit bahan bakar bisa lebih banyak. Cara ini dapat digunakan agar AFR bisa pas.
piggyback untuk setting AFR
4. Knalpot loss
Knalpot standar dapat dimodif atau sekalian beli knalpot freeflow. Untuk ubahan knalpot ini opsional alias boleh iya boleh tidak. Untuk performa sebaiknya dibuat lebih loss agar power keluar.
ragam knalpot freeflow

Bore Up Suzuki Satria FU 190 cc

1. Piston Scorpio dengan diameter 70 mm
Boring bawaan motor dibuang dan digantikan dengan boring yang lebih besar agar piston masuk. Dome dibentuk untuk 4 klep FU. Rasio kompresi akan meningkat sehingga perlu dibentuk kembali sesuai kompresi yang diinginkan. Kapasitas mesin membengkak menjadi 187.9 cc.
piston Scorpio di FU
2. Klep 25 mm (in) dan 22 mm (ex)
Kop dimodif total agar sanggup melayani permintaan volumetrik nya. Klep dapat menggunakan aftermarket dan disudut ulang pemasangannya. Porting dibentuk kembali.
klep lebar FU
3. Karburator Keihin PWK 28
Pemakaian karburator PWK memberi nafas panjang dan akselerasi kuat. Cocok untuk speed lovers.
keihin PWK 28
4. Knalpot modif
Knalpot tentunya harus lebih ngeloss agar rpm mesin bisa tinggi. Kalau perlu leher didesain ulang agar power lebih keluar.
knalpot racing

Membran F1ZR di Yamaha V80

Membran F1ZR di Yamaha V80 - Pada mesin 2 tak yang digunakan untuk mengejar performa di putaran tinggi, diperlukan membran yang mampu menyuplai bahan bakar banyak tanpa ada nya rintangan. Oleh karena itu agar performa Yamaha V80 semakin baik, maka membran dapat menggunakan milik FIZR. Power mesin akan terasa beda. Untuk harga sangat terjangkau, dan lain apabila menebus membran V-Force.
membran/reed valve
V80 (kiri), FIZR (kanan)
Keuntungannya adalah performa meningkat dan nafas motor lebih panjang  Cocok untuk yang ingin V80 nya berlari kencang. Pemasangannya hanya dengan melebarkan lubang dudukan membran di crankcase.

Modifikasi Yamaha V80 4 Speed + Kopling Manual

Modifikasi Yamaha V80 4 Speed + Kopling Manual - Agar performa motor tua Yamaha V80 semakin nyaman dipakai, maka dimodifikasi girboks 3 speed nya menjadi 4 speed. Bahannya hanya rasio set Yamaha FIZR (bisa versi racing rasio close), botol pemindah gigi FIZR, penghantar starter FIZR, dan modif kopling manual + rumah kopling set FIZR.
rasio set 4 speed FIZR
Cara pemasangan hanya memerlukan bantuan tukang bubut untuk membuatkan dudukan botolan presneling, serta membuat bak kopling manual. Alasan perlu modifikasi menjadi kopling manual adalah bahwa tidak adanya kopling ganda bila modifikasi 4 speed FIZR. (Detail nya ada di postingan ini klik link ini.)
bak kopling manual V80 + stut

bak kopling manual V80